It is not easy to surrender…
Saat merenung semalam, aku diajar buat belajar sepenuhnya berserah kepada Tuhan, APAPUN yang terjadi.
Susah memang buat menyerahkan segala sesuatunya kepada Tuhan. Ketidaktahuan dan ketidakpahaman ku terhadap rencana Tuhan membuat proses penyerahan semakin sulit dilakukan. Terbayang bagaimana sulitnya saat kita menyerahkan sebuah benda kesayangan kita kepada orang yang tidak seberapa kita kenal. Kita nggak bisa percaya akan dibagaimanakan benda kesayangan kita itu…benarkah yang terbaik yang akan diberikan buat benda kesayangan kita…? Benarkah benda kesayangan kita akan menjadi lebih indah… atau jadi lebih buruk…? Namun, saat kita mempercayakan benda kesayangan kita kepada seseorang yang sangat kita kenal dan percaya maka kita akan melakukannya dengan penuh rasa percaya bahwa apapun yang akan dia (orang yang sangat kita kenal dan mengenal kita) lakukan terhadap benda kesayangan kita adalah yang TERBAIK. Kita juga akan percaya di saat dia berkata, “Aku akan menjadikan segala sesuatunya lebih baik. Percaya aja deh.”
Nah, saat kita menghadapi sebuah permasalahan sering kali kita menjadikan permasalahan itu ‘benda kesayangan’ kita. Ke mana-mana kita bawa dan susah untuk melepaskannya… akibatnya? Kita jadi susah sendiri, mendung seakan-akan mengikuti kita ke mana-mana… mewarnai hari-hari kita menjadi kelabu… dan tanpa terasa ‘benda kesayangan’ itu menjadi semakin berat… semakin besar… dan akhirnya menghalangi penglihatan kita terhadap keindahan yang sudah Tuhan sediakan untuk menghibur dan menguatkan kita…udara yang segar tak lagi kita syukuri…keluarga yang memperhatikan enggan kita sapa dengan senyum…teman-teman dekat yang setia menemani kita elakkan… Saat Tuhan mengulurkan tanganNya untuk membawa ‘benda kesayangan’ kita sambil mengucapkan janji, “Berikanlah padaKu dan percayalah Aku akan menjadikan segala sesuatunya lebih baik.” …. seringkali kita tidak mau melepaskan ‘benda kesayangan’ kita itu. Entah itu karena saking ‘sayang’nya atau karena tidak dapat melihat tangan Tuhan yang terulur… atau bahkan karena kurangnya rasa percaya kita kepada Tuhan… kita kurang mengenal akan pribadiNya yang dapat dipercaya… kita kurang memahami betapa luar biasa kuasaNya… kita tidak paham terhadap rencana-rencanaNya terhadap hidup kita… seberapa besar usaha kita untuk memahami perencanaan Tuhan tetaplah tak akan dapat kita pahami… life is like a crossword puzzle… apa asyiknya kalau kita sudah tau semua jawabannya sebelum kita mulai mengisi jawabannya?
Yah, inilah hidup… jalanilah dengan penuh kepercayaan kepada Tuhan. Jangan berjalan sendiri, raihlah tangan Tuhan yang senantiasa setia terulur menggandeng kita…. yang selalu kuat menopang kita… dan yang sabar menuntun kita kembali ke dalam rencanaNya…
God have mercy on us.
Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka yang berada dalam bemacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah. (II Korintus 1:3-4)
Uncategorized | Comment (0)Beautiful Garden
Tadi pas cari2 image tentang garden… jadi kepikiran satu hal nih. Tentang proses. Kepikiran kalo kita menanam sesuatu tuh pasti hasilnya ngga keliatan saat itu juga. Kudu ditunggu, dirawat, dijagai dengan baek supaya ntar hasilnya baek juga. Agak ribet gituuu… belum lagi kalo ternyata bibit yang kita tanem ngga bagus… nah lo! Hasilnya pasti juga nggak bagus… keluarnya jelek… apalagi kalo ternyata kita salah nanem… hehehe… misalnya kalo kita pengen nanem bunga matahari ternyata yang kita tanem biji mentimun… hohoho… bisa dibayangin kan kayak apa ntar hasilnya… seberapa beda dengan yang kita harepin…jadi ada banyak banget faktor yang mempengaruhi tanaman kita itu… mulai dari bibit nya sendiri, dari kondisi tanah, cahaya matahari, pupuk, pengairan dan perawatan dari kita sendiri. Kadang juga kita ngga sempet ngeliat hasil dari apa yang kita tabur, kita udah keburu ninggalin tempat kita tabur tadi. Akibatnya? Kita ngga ngeliat keindahan dari jerih payah kita…tapi itu bukan berarti semuanya sia-sia…yang jelas kita boleh yakin kalau apa yang udah kita tanam pastilah indah hasilnya bila semua perawatan yang terbaik yang kita berikan.
Demikian pula Tuhan merawat kita anak-anakNya yang tercinta. Bahkan Tuhan ubahkan kita saat kita ini masih berupa bibit yang busuk (baca: berdosa). Keajaiban kasih Tuhan membuat bibit yang busuk tadi menjadi bibit berkualitas nomer satuu…diciptakan dengan keunikan tersendiri dan dengan segala tujuan baek yang udah dipersiapkan dan dirancang Tuhan. Dengan penuh kasih sayang Tuhan ngerawat kita. DiturunkanNya hujan… dikirimkanNya sinar matahari… disediakanNya sari-sari makanan… dihembuskanNya udara segar yang membawa oksigen… segala sesuatunya disediakan Tuhan… dan pada akhirnya kita sendiri yang memilih… maukah semuanya kita terima dengan penuh ketaatan dan rasa syukur? Kadang kita ngerasa ngga puas dengan segala sesuatunya… sinar matahari yang terlalu menyengat… angin yang berhembus terlalu dingin… hujan yang tiada henti2nya sehingga membuat kita khawatir akan datangnya banjir… kita jadi bersungut-sungut… lupa untuk bersyukur… di saat seperti ini baiklah kita sama-sama tengok kembali masa lalu kita… keadaan kita sebelum Tuhan mengubahkan hidup kita… bandingkan dengan keadaan kita saat ini… kita yang udah bertumbuh… bahkan mungkin sedang mekar dengan begitu indahnya… Tuhan berikan segala sesuatunya supaya kita menjadi kita yang sekarang ini…yang sudah diciptakan untuk segala tujuan baik yang Tuhan persiapkan sebelumnya.
Bersyukurlah buat segala proses yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup ini… baik proses itu menyenangkan maupun tidak…angin yang sepoi-sepoi membuai kita bahkan membuat menina bobokkan kita…membuat kita ngga waspada terhadp si jahat… angin dingin yang keras membuat kita senantiasa terjaga dari si jahat sehingga kita tidak terjerumus dalam perangkapnya. Tuhan itu baik. Dulu, sekarang dan selamanya Tuhan itu baik. Tengoklah diri kita masing-masing… betapa berbedanya kita yang sudah mengijinkan Tuhan untuk membentuk kita… mengijinkan Tuhan mewujudnyatakan master plan untuk ‘beautiful garden’ Nya.
Setiap dari kita hanyalah sebagian kecil dari ‘taman’ yang sedang Tuhan buat. Kiranya kita boleh senantiasa bertumbuh dan berkembang seturut dengan rencana Tuhan… biarlah bibit yang indah tumbuh dan berkembang menjadi tanaman yang indah yang memberikan banyak manfaat dan menyukakan hati Sang Pemilik Taman
God helps us all to be a faithful plant in His beautiful garden.
Mengasihi…
Saat merenungkan arti kata ini… yang terpikir adalah: suatu perasaan yang mendorong untuk melakukan sesuatu buat orang yang dikasihi… jadi teringat kata2 Mother Theresa a bell is not a bell till u ringing it, a song is not a song till u singing it, a love is not a love till u giving it. Sebenarnya kalo dipikir2 lagi… manusia itu nggak isa lepas dari keegoisannya… bahkan saat dia mengasihi seseorang itupun dilakukan untuk memenuhi kebutuhannya. Karena di saat kita bisa memberi perhatian, kita bisa membantu orang laen, kita bisa menunjukkan kasih kita kepada mereka… kita akan merasa kalau diri kita ini berharga, dibutuhkan… bahkan yang lebih parah lagi di saat kita mengasihi seseorang kita mengaharapkan adanya ‘imbalan’ atau ‘balasan’ yang sama dari orang yang menerima ‘kasih’ kita… dan parahnya kita akan ‘ngambek’ saat kita nggak menerima perlakuan yang sesuai dengan harapan kita… manusia itu emang rumit yaaa… so complicated!!! Setelah direnungkan lagi… permasalahan sebenarnya tuh terletak di hati. Di saat kita memiliki kerendahan hati, bisa dibilang kita sudah menjadi manusia yang nggak egois. Namun saat kita masih menjunjung harga diri tinggi-tinggi bisa dipastikan kita akan menjadi manusia yang egois, mementingkan diri sendiri dan bakalan ‘murka’ bila keinginannya tidak terpenuhi. Emang nggak gampang jadi orang yang nggak egois… namun kita udah punya sosok yang sepenuhnya memberikan diri untuk dijadikan panutan… Yesus Kristus! Kasih Yesus Kristus sepenuhnya udah terbukti… Dia mengasihi dengan sungguh… bahkan di saat manusia dalam keadaan berdosa…bahkan di saat Dia disakiti pun Tuhan Yesus tetap dengan kekonsistenanNya yang luar biasa tetap mengerjakan karya KasihNya… sanggupkah kita melakukan hal yang sama buat sesama kita? Kiranya Tuhan yang menolong kita buat memampukan kita mengasihi sesama dengan lebih sungguh lagi… tanpa mengharap imbalan apapun…
So You would Come
Before the world began
You were on His mind
And every tear you cry
Is precious in His eye
Because of His great love
He gave His only Son
Nothing you can do
Could make Him love you more
And nothing that you’ve done
Could make Him close the door
Because of His great love
He gave His only Son
Come to the Father
Though your gift is small
Broken hearts, broken lives
He will take them all
The power of the Word
The power of His blood
Everything was done
So you would come
Words & music by Russell Fragar
Uncategorized | Comment (1)Hi hello how r u
Hello, everyone!
Gimana kabarnya? Biasanya pertanyaan ini dijawab dengan baek… entah itu basa basi atau emang beneran lagi dalam kondisi baek sungguhan… hehehe… terus kalo lebih dispesifikkan dengan pertanyaan "Gimana kabar pertumbuhan rohanimu?" Nah pertanyaan ini biasanya ditanggepi dengan terdiam sesaat… trus jawaban yang muncul lebih bervariasi…
So, gimana nih pertumbuhan rohani km? Jadi keinget kotbah beberapa minggu yang lalu… pas itu dibilang cuman ada 2 macem kondisi rohani (secara umum sekali tentunya). Yang pertama adalah kondisi kekeringan, yang kedua kondisi overload. Kedua kondisi ini sama2 nggak baek. Yang pertama tentunya berdampak jadi susah mengendalikan diri, gampang marah, sensitif… kadang hipersensitif malah… emosi nggak stabil yang pasti… yang kedua yang overload… terjadi kalo kita kebanyakan diisi (dengerin kotbah, baca2 buku, belajar pendalaman Alkitab, dll) trus nggak pernah share… ini kecenderungan jadi egois. Padahal Tuhan nggak pengen kayak gitu. Visi Tuhan di dunia kan menjadi terang dunia. Caranya membangun diri dan terus bertumbuh untuk kemudian di share kan ke luar. Kalau cuman membangun diri terus menerus kan namanya egois. Tapi kalau melulu share terus-terusan lama-lama abis dong bahan yang di share kan… kita tetep butuh diisi… jangan sampe kering rohani.. butuh pengajaran.. ini juga sekaligus membuat kita senantiasa dijaga terhindar dari kesombongan. Jadi, gimana kondisi rohanimu saat ini? Kiranya kita boleh sama2 membenahi diri… menjadi pengemban misi Kristus di dunia. Jadikan hidup ini berkenan kepada Tuhan kita! God bless you all!
JADIKAN AKU TERANG
Kau mengutusku
ke tengah dunia yang gelap
Kau memakaiku menyatakan kasihMu
tebar keindahanMu
pada semua sekelilingku
Kau mengajarku
untuk slalu jadi saksiMu
Kau inginkanku menyatakan kasihMu
tebar keindahanMu
pada semua sekelilingku
pada semua sekelilingku
Bagaikan terang Sang Bintang
yang slalu bersinar di gelap malam oooo
Jadikanlah aku terang
di tengah dunia agar namaMu dimuliakan slalu
-Bobby Isi Hati 2
Uncategorized | Comment (0)Busy days…
Seminggu ini rasae full kerjaan. Seharian di kantor rasae
nggak cukup buat nyelesaiin kerjaan walhasil semalem kerja
sampe subuh di rumah. Dah dibelain kayak gitu ternyata juga
masih lum selesai… walah2… emang kalo kerja bareng
komputer itu nggak isa diprediksi… kadang isa cepet tapi
ternyata banyak lambatnya… hehehe…nge save nya aja isa
lama… disambi tidur isa… huehehehe… Capek juga
seharian kerja. Akhirnya ada waktu buat nggak mikirin
kerjaan ternyata nyaman juga… hehehe… bukane ndak enjoy
kerja nih… seneng… kan kerja dapet uang… isa buat
seneng-seneng… hahaha… konsumerisme!! Palagi sekarang
suasana baru… rekan kerja baru.. kantor baru… masih
penyesuaian nih… asyik lo! tantangan baru. Palagi dalam
masa transisi ini para klien & langganan mulai mbabi buta
minta cepet semuaaaa… hueeeee diuber deadline niiihhh…
sampe waktu itu rasae terbang… tapi musti mencukupkan diri
dengan apa yang udah ada dong! Kalo dikasi sehari 24 jam ya
musti dicukup2in… :)) thanks God, Tuhan selalu kasi
kekuatan… walo sakit batuk semalem lembur ampe pagi
ternyata tenggorokan ngga tambah parah, biasanya kalo batuk
terus ngga bobok imbasnya pasti paginya ngga isa ngomong
gara2 suarae abis bissss… dulu sempet kayak gitu sihhh…
hehehe… God is so good to me… lum lagi ada julie, my new
partner
yang selalu sedia membantu… dan senantiasa
menawarkan bantuan hehehe… SIAGA (siap antar jaga,
hohohoho). Thanks 4 all ya jul. Ayo maju terus! Semangat
walo capek… God bless u all!
Uncategorized | Comments (2)Kiss of Heaven
When you feel alone
When you feel frustrated
When you feel longing for someone’s presents
When you feel hesitate
Don’t you ever forget…
Even in the most silence moment…
Jesus Christ is always be there for you…
to hug you with His open arms…
to wipe your tears with His nailed-hole hands…
and gives you strength with a Kiss Heaven!!
inspired from "Kiss of Heaven" by Darlene Zscech
Uncategorized | Comment (0)